Kemenangan KO terbaik dalam sejarah olah raga tinju

Kemenangan KO terbaik dalam sejarah olah raga tinju – dalam dunia olah raga tinju Selain nama besar mereka salah satu yang paling dinanti oleh penonton yakni duel brutal saat di atas ring penonton biasanya berharap menyaksikan duel yang sangat seru, dimana petinju mampu memukul lawannya secara bertubi-tubi.

skenario itu lebih menyenangkan daripada melihat dua petinju lebih banyak menghindar sepanjang pertarungan, tak heran kemenangan KO paling disukai dan kemenangan KO itulah yang membuat olahraga tinju sangat dramatis dan unik.

 

Nah kali ini kami akan  merangkum kemenangan KO terbaik dalam sejarah olah raga tinju yang pernah ada.

 

Pertarungan  pertama yakni antara Sergio Martinez melawan Paul William

Di laga remix mereka Martinez Kalah dalam pertarungan pertamanya melawan Paul William pada Desember 2009, hasil itulah dianggap kontroversi karena William dinyatakan menang angka mutlak meskipun Martinez tampil sangat agresif, tidak terima akan keputusan itu Martinez pun bertekad tidak akan kalah lagi saat menjelang tarung ulang melawan William yang akan diselenggarakan pada 20 Nov 2010.

Duel ulang itu dijuluki pertarungan tahun ini, namun laga itu berakhir dengan dramatis karena Martinez sukses mengalahkan William saat ronde dua, pukulan mematikan itu berubah ogiri pendek yang mendarat di dagu William, efeknya sangat telak William langsung jatuh dan pingsan dengan mata terbuka dia pun harus mendapat perawatan medis.

 

Yang ke dua pertarungan antara Antonio Tarver VS Roy Jones

Pertarungan Antonio Tarver VS Roy Jones ini Adalah pertarungan ulang yang berlangsung pada 15 Mei 2004, Pada pertarungan pertama setahun sebelumnya Joh berhasil menang angka pada remix ini John Mengawali dengan baik, dan bertarung seperti seorang aggressor sehingga tampil mendominasi dan memimpin perolehan poin, gaya tersebut kembali Diulangi pada ronde kedua namun Traver telah bangkit, Tarver bertarung sangat cermat dan seperti menunggu Jon melakukan kesalahan di pertengahan ronde tersebut, Joh hendak memukul tarver dengan tangan kanan tapi malah didahului dengan pukulan tangan kirinya yang cepat, Jon langsung tersungkur ke kanvas untuk kali kedua sepanjang karier profesionalnya. Jon berusaha bangkit dan berdiri namun wasit jenedi menilai Jon terlalu terluka untuk melanjutkan pertarungan, itu adalah kekalahan kedua Jon sepanjang karir profesionalnya, dan KO pertamanya dalam karir profesionalnya

 

 Ko brutal ketiga Yakni antara josh Foreman melawan Michael Moore

Pertarungan Michael Moore Vs Foreman yang dijuluki want for the edge adalah pertandingan tinju profesional yang digelar pada 5 November 1994 untuk perebutan gelar kelas berat WBA dan IBF, selama 9 ronde pertama harapan foremen untuk menjadi petinju tertua yang memenangi sebuah juara kelas berat tampaknya bakal gagal terealisasi, pasalnya Michael Moore terlihat lebih cepat lebih lincah dan lebih bagus untuk lawannya yang berusia 45 tahun, namun peruntungan foremen terbalik pada ronde ke-10, dia memukul moore dengan kombinasi tangan kanan dan kirinya pukulan, tangan kanannya terlihat mengenai rahang moore tulang rahang Moore hingga patah bibirnya berdarah dan dia langsung roboh sampai hitungan dari wasit selesai, moore tak mampu bangkit lagi dan akhirnya foremen pun dinobatkan sebagai petinju tertua yang memenangi sabuk juara kelas berat.

 

Pertarungan brutal lainnya yakni antara Juan Manuel Marquez melawan Manny Pacquiao

Pertarungan yang berlangsung pada 9 Desember 2012 ini adalah pertemuan keempat antar Juan Manuel Marquez melawan Manny Pacquiao, ketika duel sebelumnya berakhir dengan kontroversi Juan mengira akan mendapat tontonan pertandingan dengan tipe serupa seperti sebelum-sebelumnya, namun kali ini kedua petinju tampil berbeda Pacquio menyerang lebih dulu dan Marquez menyerang balik dengan agresif itu mereka membuat masing-masing sempat terkapar di kanvas.

pertarungan berakhir pada ronde keenam Marquez memukul Pacquiao dengan tangan kanan paquiao langsung roboh dan tak sadarkan diri akhirnya Marquez mendapat kemenangan yang sudah dicarinya selama bertahun-tahun.

 

Laga selanjutnya Yakni Mike Tyson melawan Michael spinks

Anda bisa membayangkan menjadi penonton yang membayar mahal untuk menyaksikan pertandingan tinju yang hanya berlangsung sekejap, itulah yang terjadi pada pertarungan Mike Tyson melawan Michael spinks pada 27juni 1988, spring mengejutkan kancah tinju dunia saat melepaskan mahkota juara kelas berat ringan demi naik ke kelas berat tapi dia menorehkan kesan pertama, dengan menekan dari Holmes untuk merengkuh titel kresban AIDS pada tahun 1995, nah dia juga kembali mengenakan Holmes pada pertarungan ulang tak heran dia cukup percaya diri saat menantang juara Yudi Pay Mike Tyson namun Sphinx ternyata squash sekali tak berdaya, Tyson telah menjatuhkannya dua kali set pertarungan baru berjalan satu setengah menit, spring tak mampu berpikir lagi impiannya untuk mengalahkan Tyson sirna hanya dalam tempo 90 detik.

 

Laga selanjutnya yakni antara Julio Cesar Chavez melawan Madrid Taylor

pertarungan ini digelar pada tanggal 17 Maret 1998 Chavez sedang memburu kemenangan ke-69 sepanjang karirnya yang ternyata butuh perjuangan keras,Saat memasuki ronde ke-12 Chavez benar-benar bernafsu menang KO demi terhindar dari kekalahan perdananya, saat itu taylor sedang memimpin karena Dua dari tiga juri untuk sementara menilai angka yang didapatnya lebih unggul yang dibutuhkannya hanya menunggu bel berbunyi, dan menang namun pada beberapa detik terakhir ronde ke-12 Chavez memukul jatuh Taylor dengan pukulan tangan kanannya yang keras, Tylor kemudian mampu bangkit pada hitungan keenam namun tak mampu merespon saat wasit kastil mengajaknya berbicara di sudut ring, wasit akhirnya menghentikan duel Hanya dua detik Belum Bel Chavez dinyatakan menang, ini adalah salah satu kemenangan KO yang luar biasa dan paling kontroversial dalam sejarah tinju dunia.

Pertarungan Mike Tysonmelawan Booster douglas

Inilah kegagalan terbesar dalam sejarah tinju dunia Anda bisa menyaksikannya pada 11 Februari 1990 ini saat Mike Tyson tarung melawan Booster Douglas Maicon memasuki arena pertarungan di Tokyo Dome sebagai juara kelas berat tangguh dengan peraihan 37 kemenangan dan pukulan bertenaganya yang tak perlu diragukan lagi, sebaliknya sang lawan dianggap sebagai penantang yang kurang meyakinkan karena pernah kalah kO dari Tony tackle, Saya punya kesempatan memperebutkan gelar juara dunia hanya tiga pekan sebelum pertarungan, Ibu dockless meninggal dunia dan dia terjangkit flu dia pun menjalani duel sebagai Under Dog, banyak orang meramalkan saya sana kan mudah menyalahkan dirinya, namun Douglas sama sekali tak terintimidasi Ia menggunakan pukulan cepat untuk Vega Tyson, tak bisa terlalu mendekat Douglas juga tak malu-malu untuk melepaskan serangan pilihannya mengandung resiko besa, pada ronde ke-8 Tyson sebenarnya mampu menjadikan Douglas dengan Apakah tangan kanannya namun pukulan tersebut tak membuat sang lawannya menyerah, douglas bangkit dan melanjutkan pertarungan, setelah itu Douglas makin beringas ia meladeni pertarungan terbuka yang dilakukan Tyson hanya 35 detik pada ronde ke-10, Douglas melepaskan pukulan hutan ke arah Tyson kombinasi empat pukulan yang diakhiri dengan sebuah Jeff mengirim tetesan ke kanvas untuk pertama kalinya, setelah itu Mike Tyson tak pernah menjadi petunjuk yang sama seperti sebelumnya.

 

Penutup

Sekian ulasan mengenai Kemenangan KO terbaik dalam sejarah olah raga tinju

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *